Sabtu, 29 April 2017

Ridwan Firmansyah

Tips Melindungi dan Memperbaiki Data di Harddisk atau Flashdisk

Dewasa ini tentu data adalah satu hal yang sangat penting, tidak hanya bersifat personal seperti : poto, video, tugas, dll. Tapi data juga merupakan hal yang penting untuk sebuah perusahaan atau organisasi.

media penyimpanan

Karena sebegitu pentingnya data—apalagi data sebuah perusahaan atau organisasi—tentu kita harus hati-hati menjaganya. Karena banyak ancaman yang siap menyerang data kita kapan pun dan dimanapun. Baik itu ancaman secara hardware, software, maupun brainware.
Kali ini saya akan sedikit menjelaskan beberapa ancaman tersebut dan akan berbagi tips untuk mencegahnya data kita bisa lebih aman.

1. Hardware

Ancaman dari sisi hardware adalah ancaman yang terjadi pada fisik media penyimpanan kita. Kasus yang paling sering ditemui adalah :

  1. Bad sector (kerusakan platter pada harddisk) yang menyebabkan data di harddisk kita  hilang atau sampai berkurangnya kapasitas harddisk kita. Bad sector bisa terjadi karena kita tidak berhati hati saat membawa ataupun menggunakan harddisk kita. Misalnya : langsung mencabut hdd external setelah dipakai tanpa melakukan eject terlebih dahulu; mematikan pc/laptop secara langsung tanpa proses shutdown; sering memindahkan laptop/pc/hdd dengan banyak guncangan saat masih beroperasi. Untuk pencegahannya kita dapat menghindari hal-hal yang menyebabkan bad sector tadi. Sedangkan untuk mengatasi harddisk yang terlanjur bad sector kita bisa memanfaatkan aplikasi seperti spinrite, atau menggunakan tools bawaan windows yaitu checkdisk.
  2. Format partisi berubah menjadi RAW Ini adalah kasus yang sering saya temui belakangan ini. Tiba-tiba harddisk external atau flashdisk berubah format menjadi RAW, tidak terbaca, dan data hilang semua. Hal ini disebabkn karena adanya korslet arus pendek, sehingga format hdd/flashdik pun berubah (contoh karena tiba-tiba mencabut harddisk/flashdisk saat masih beroperasi). Untuk mencegahnya kita harus berhati-hati saat mengoperasikan atau akan mencabut hdd external/flashdisk kita. Untuk mengatasinya cukup sulit, bisa menggunakan software seperti partition Mini Home Wizard tapi harus menggunakn teknik-teknik tertentu.

2. Software

Dari segi software ancaman yang pling sering muncul adalah virus. Akibat paling fatal virus  dapat menyebabkan data kita ter-hidden atau bakan terhapus. Dan virus yang sering menjangkit adalah autorun.

Untuk pencegahannya :

  1. Nonaktifkan fitur autorun pc/laptop
  2. Hapus/disable autoscan dari antivirus lokal, yng sejatinya juga menciptakn virus.
  3. Jangan sembarangan meminjamkan harddisk external/flashdisk
  4. Jangan sembrangan mendownload aplikasi dari internet

Untuk mengatasi apabil terlanjur terjangkit virus:

  1. Gunakan antivirus yang sudah terkenal, jangan gunakan antivirus lokal.
  2. Apabila data ter-hidden gunakan fitur antivirus lokal yang dapat memunculkan data yang tersembunyi seperti ANSAV, atau SMADAV.


3. Brainware

Yang dimaksud brainware di sini adalah pengguna atau user. Ada banyak juga ancaman yang disebabkan brainware. Yaitu pencurian atau manipulasi data, atau bahkan pencurian hdd external/flashdisk kita. Maka dari itu kita harus benar-benar menjaga keamannnya, karena ancaman tidak hanya selalu dari kesalahan teknis saja, tapi ancaman dari user pun ada.

Untuk mencegahnya kita bisa menggunakan beberapa trik.

  1. Hidden kan data yang bersifat pribadi.
  2. Gunakan aplikasi pengunci seperti applock.
  3. Ganti nama beserta ekstensi file dengan nama dan ekstensi yang lain, misal datakeuangan.doc menjadi trailer.mp4
  4. Kompres ke .zip atau .rar dan gunakan password.
  5. Backup secara berkala data kita, bisa menggunakan cloud storage agar lebih aman atau backup biasa dengan pc kita.

Setelah membaca sedikit artikel diatas, semoga pembaca dapat lebih berhati-hati dalam menjaga data. Karena data itu penting jadi jagalah dengan baik.

Ridwan Firmansyah

About Ridwan Firmansyah -

Penggemar komputer dan internet. Mahasiswa Akuntansi semester akhir. Card flourish dan membaca buku adalah hobi saya.